26 Provinsi Bersaing Jadi Yang Tercepat di Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Sedikitnya 26 provinsi bersaing menjadi yang tercepat dalam kejuaraan Pra PON XX dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda 2019 di Kota Lubuklinggau, Minggu (14/7).

Moment, Ketua Issi Sumsel, Leonardi Sohe bersama Walikota Lubuklinggau dan FKPD berfoto di Paddock atlit wakil Sum-Sel.

Ketua Umum Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Sumatera Selatan, Leonardi Sohe mengatakan, Pra PON XX Papua dan Kejurnas Lubuklinggau sudah dimulai sejak tanggal 12 Juli sampai 21 Juli 2019.

“Dalam ajang pertandingan kali ini ada dua kelas yang dilombakan yakni Road Bike Pra PON 2020 dan Kejurnas 2019. Serta Mountain Bike Pra PON dan MTB Kejurnas,” katanya pada wartawan.

Sebagai lokasi penyelenggaraan, untuk Road Bike Pra Pon kelas Individual Time Trial (ITT) start dan finish dilaksanakan di Terminal Watas dengan menempuh lintasan di jalan lingkar Selatan sepanjang 30 Km untuk putra dan 20 Km untuk putri.

“Untuk kelas ITT itu sudah kita laksanakan kemarin dan alhamdulillah untuk Sumsel kita satu poin dengan mendapat juara 3 BMX untuk kelas putra dan putri,” tambahnya.

Kemudian, untuk kelas Individual Road Race (IRR), start dan finish juga di dilaksanakan di Lapangan Perbakin. Lalu untuk kelas Criterium Start dan Finish juga menggunakan lintasan Lapangan Perbakin.

“Untuk hari ini (Red) peserta yang bertanding ada 162 peserta. Dengan panjang lintasan 900 meter dengan 60 putaran untuk putra sedangkan 30 putaran untuk putri,” ungkapnya.

Selanjutnya untuk kelas Mountain Bike (MTB), semua kelas akan dipusatkan di track Internasional Bukit Sulap dari 16 Juli mendatang.

Sementara itu, perwakilan PB ISSI Pusat, Sugeng Prihartono mengatakan kurang lebih ada 300 pembalap dalam kejuaraan Pra PON XX dan Kejurnas di Lubuklinggausaat ini ini.

“Nanti 100 kuota atlet untuk bertanding di papua, acara empat tahun lalu sudah dilaksanakan di Jakarta dan saat ini di Sumsel. Kemudian akan dilanjutkan di Jawa Barat.

Baca Juga:  Vote Guru Honorer Lubuklinggau Terfavoritmu

Hal senada diungkapkan, walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengatakan kegiatan ini memang sering dilaksanakan di Lubuklinggau Linggau walau pun saat itu belum memadai.

“Tapi sekarang sudah cukup memadai, kami mengharap kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan di Lubuklinggau. Apalagi Infrastruktur dasar di Kota Lubuklinggausudah cukup memadai, ada bandara, kuliner, hotel-hotel dan trak Bukit Sulap,” pungkasnya. NSR

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!