936 Guru Honorer Penerima Insentif Terpaksa “Gigit Jari” di Tahun 2019

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Insentif guru honorer seperti janji walikota Lubuklinggau pada saat kampanyenya di pilkada 2018 lalu yernyata tidak terealisasi lagi ditahun 2019, semuanya hilang bak janji tanpa bekas. Pasalnya tinggal menghitung hari lagi untuk closing anggaran di tahun 2019 ini, namun insentif guru honorer ini belum ada kabar positifnya kapan akan terealisasi.

Menurut data yang dihimpun wartawan, insentif yang pernah dijanjikan tersebut, sempat cair pada tahun 2018 lalu, dengan jumlah penerima sebanyak 936 orang guru honorer di jenjang TK, SD dan SMP, dan besaran insentif Rp. 200.000 perbulan, dan cair hanya di lima bulan terakhir di tahun 2018, jadi bisa dikalkulasikan setiap guru honorer menerima Rp.1.000.000 di akhir tahun 2018 lalu. Dan hilang tanpa kabar di tahun 2019 ini seperti ditelan bumi.

Salah seorang guru honorer di Lubuklinggau, yang enggan disebutkan namanya membenarkan kalau ditahun 2019 insentif guru honorer ini hilang, ia pun tidak tahu persis apa sebab musababnya itu hilang dan tidak ada kelanjutannya lagi. “Apakah itu sekedar janji politik saat kampanye saja, dan hilang setelahnya, ataukah hanya sedikit penyenang hati para honorer pada kala musim kampanye saat itu,” gerutunya.

Lebih lanjut, ia berharap bilamana itu bisa terealisasi kembali, maka itulah harapan terbesar dari mereka, dan bila juga itu tidak bisa direalisasikan kembali, maka tolong beri kami penjelasan dan kepastian, apa yang menjadi sebabnya.

Terpisah, Anggota Komisi 1 DPRD Lubuklinggau bidang pendidikan, Yulius saat dibincangi wartawan sesuai fungsi pengawasan pihaknya selaku legislator mengatakan bila memang ada janji walikota dikala itu, maka sudah sepatutnya walikota wajib menepatinya. Karena per tanggal 25 bulan ini, sudah tutup anggaran tahun ini. Bilapun memang tidak bisa terealisasi, maka itu harus dijelaskan dan di klarifikasi, sesuai janji yang telah diutarakan.

Baca Juga:  Warga Linggau Kecam PLN Suguhkan Pemadaman Listrik Saat Sahur dan Berbuka

“Makanya kebetulan hari ini kita ada rapat dengan dinas pendidikan, disana nanti akan kita pertanyakan juga,” tegasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) kota Lubuklinggau, Tamri belum bisa menjawab konfirmasi wartawan via seluler di nomor 082281651xxx. NSR

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!