Bandung Kanan Jadi Kelurahan Percontohan Pendukung Program BPJS

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kota Lubuklinggau rutin melaksanakan forum pertemuan dengan pemerintah daerah minimal tiga kali dalam setahun, agar Jaminan Kesehatam Nansional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus berlangsung dan menjadi solusi jaminan kesehatan untuk seluruh masyarakat. Hal itu diungkapnkan Kepala BPJS Lubuklinggau, Eka Susilamijaya saat di tanya awak media seusai rapat koordinasi dengan pemkot Lubuklinggau terkait pembahasan JKN KIS.

Menurut Eka,  sekarang BPJS Kota Lubuklinggau akan membuat desa kelurahan percontohan yang mendukung program BPJS. Kriteria menjadi desa kelurahan JKN yaitu 70% masyarakat di kelurahan tersebut menjadi peserta aktif BPJS yang membayar iuran setiap bulan bukan peserta yang hanya membayar saat sakit saja.

“Sekarang kita fokus akan membuat desa atau kelurahan JKN, dari 72 kelurahan di kota Lubuklinggau, bandung kanan terpilih sebagai kelurahan percontohan, karena masyarakat di sana 70% menjadi peserta aktif BPJS,” Ujarnya

Lanjutnya, ketika di tanya berapa jumlah terkait banyaknya peserta BPJS yang belum membayar sehingga menyebabkan menunggaknya pembayaran BPJS di rumah sakit kota lubuklinggau, beliau menolak untuk menjawabnya jumlah pastinya tapi tidak perlu khawatir karena pemerintah akan membantu mengatasi persoalan tersebut.

“BPJS ini kan sifatnya gotong royong, jadi baiknya seluruh masyarakat wajib menjadi peserta JKN-KIS, selain untuk membantu diri sendiri juga bisa membantu orang lain, terkait penunggakan pembayaran di rmh sakit tidak perlu khawatir karena pemerintah akan memberikan bantuan untuk membayar biaya BPJS di rumah sakit,” Jelasnya. AS/NSR/AFA

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!