Bawaslu Himbau Parpol Jangan Dahului Start Kampanye

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Dalam rangka mewujudkan pemilu damai 2019, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kota Lubuklinggau menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dalam hal Pengawasan, pencegahan dan penindakan pelanggaran pemilu. Salah satunya dengan memberikan Himbauan ke semua partai politik (parpol) untuk menahan diri jangan melakukan kampanye, sebelum masanya.

Ketua Bawaslu Lubuklinggau, Mursydi saat dibincangi awak media mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan melayangkan surat ke semua parpol kontestan pemilu 2019.

“Kampanye belum memasuki tahapannya, untuk itu kita himbau semua parpol menahan diri, hindari pendahuluan start kampanye karena hal itu termasuk pelanggaran pemilu,” ungkap Mursydi, Kamis (23/8).

Menurut Mursydi, masa kampanye dimulai pada 23 September mendatang, setelah di tetapkannya daftar calon sementara (DCS) menjadi daftar calon tetap (DCT), setelah ditetapkan DCT barulah memasuki tahapan kampanye. Kalau saat ini kan masih DCS jadi kalau melakukan kampanye diluar tahapan dan waktu yang ditentukan itu termasuk pelanggaran pemilu.

“Kampanye tidak hanya berbentuk spanduk dan pamflet, namun di media sosial juga apabila ada ajakan untuk mencoblos dan memilih, itu juga termasuk kampanye. Dan kalau diluar jadwalnya maka itu pelanggaran pemilu,” tegasnya.

Mursydi menambahkan, melihat kondisi sekarang sudah mulai ramai riuh kampanye, baik spanduk maupun di medsos, makanya dirasa sangat penting untuk menyurati parpol sebagai bentuk himbauan dari Bawaslu Lubuklinggau.

“Bilamana Himbauan telah diberikan dan masih saja ada parpol yang membandel maka kita akan mengambil tindakan, sanksinya beragam, mulai dari teguran, diskualifikasi caleg hingga pidana. Karena hal itu telah diatur dalam Perundang-undangan pemilu, dan perbawaslu,” tukasnya. NSR

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!