Bayu Diduga Palsukan Identitas Saat Terjaring Razia di Smart Karaoke

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Satu terduga pengunjung smart hotel yang positif menggunakan narkoba dan terjaring razia tim gabungan pada minggu (24/11) yang lalu, ternyata memalsukan identitas, hal itu terungkap pada saat di data di Subdenpom II/4-5 lubuklinggau. Terduga yang bernama asli Bayu Eko Putra tersebut ternyata menyodorkan KTP atas nama Peli Andrila saat di data seusai razia berlangsung.

Menurut data yang dihimpun wartawan, Saat wartawan mendapatkan data dari subdenpom, disana ia tercatat atas nama Peli Andrila, lengkap dengan lampiran soft copy KTP identitas asli, sekaligus tertera alamat, tempat tanggal lahir, dan pekerjaan. Namun setelah dilakukan penelusuran dan hasil konfirmasi dengan pihak BNN Lubuklinggau, ternyata nama aslinya bukanlah Peli Andrila, melainkan Bayu Eko Putra.

Ini adalah identitas yang diserahkan bayu, pada saat pendataan di kantor Subdenpom seusai razia yang digelar Subdenpom II/4-5 Lubuklinggau.

Menurut Kepala BNN kota Lubuklinggau, Akbp Himawan saat dikonfirmasi wartawan via seluler, kamis (28/11) membenarkan bahwa satu dari lima yang terjaring ada yang bernama Bayu Eko Putra. Ia mendapatlan data itu dari staffnya. Perihal adanya dugaan pemalsuan identitas ia tidak tahu persis karena ia tidak Ikut turun waktu razia tersebut digelar.

“Kita hanya menurunkan anggota untuk ikut razia yang dikomandoi subdenpom kala itu, dan berdasarkan data yang saya terima memang benar ada satu yang bernama Bayu Eko Putra. Terkait adanya dugaan pemalsuan identitas itu bukan wewenang kita, kini semua yang terjaring tersebut telah melakukan proses rehabilitasi rawat jalan,” singkatnya. NSR

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!