Ciptakan Ramadhan Kondusif, Polres Razia Petasan

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Jajaran Polres Lubuklinggau melakukan razia penjual petasan di sepanjang Jl Yos Sudarso dan sejumlah pasar tradisional di Kota Lubuklinggau. Giat ini akan dilakukan juga selama beberapa hari kedepan.

Razia petasan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyasar Pasar Inpres Lubuklinggau, selasa (7/5).

Dwi Hartobo mengungkapkan begitu melihat pedagang petasan langsung menghampirinya dan meminta anggotanya untuk menyita puluhan petasan dari para pedagang di dalam pasar tersebut. Lanjutnya, hal itu bertujuan karena petasan bisa membahayakan dan mengganggu ketertiban bulan Ramadhan.

“Kalau kami masih mendengar letupan-letupan petasan, aymtaupun melihatnya kami akan tindak tegas dengan penyitaan. Saya menghimbau generasi muda masalah percon tolong dijauhi karena tidak ada manfaat, atau akan ditindak tegas,” Tegas Kapolres.

Dwi menerangkan, saat ini sudah membentuk tim untuk segera melakukan razia. Ia menyampaikan petasan tidak memiliki izin yang mempunyai izin dijual belikan secara bebas yakni kembang api.

“Itu pun ada toleran-tolerannya, itu sudah masuk dalam data intel dan sudah ada izinnya. Tetapi kalau petasan tidak ada tolelir lagi. Apalagi membunyikannya saat jam-jam ibadah dan kami akan melakukan penjagaan tempat-tempat ibadah,” terangnya.

Dwi mengaku saat melaksanakan shalat taraweh di Masjid Agung As-Salam, Minggu (5/5) kemarin telah menerima komplain dari masyarakat yang merasa terganggu mendengar suara petasan di luar masjid.

“Lagi ibadah bunyi dar-dor-dar-dor jadi kali ini tidak ada tolerir lagi,” tegasnya.

Kemudian yang kedua masalah balap liar Dwi juga mengaku sudah memerintahkan tim Rajawali dan Polsek-Polsek untuk menjaring balap liar selama bulan Ramadhan ini.

“Jadi jangan coba-coba untuk masyarakat membuat ajang balap liar di Lubuklinggau. Kalau mau balapan silahkan di sirkuit jangan di jalan raya,” pungkasnya. NSR

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!