Deklarasi AP3L di Warnai Dengan Tarik Dirinya GmnI

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Deklarasi Aliansi pemuda pengawal pembangunan Lubuklinggau (AP3L) di warnai dengan aksi walk out dari salah satu okp pemuda yakni gerakan mahasiswa nasional indonesia (Gmni), senin (15/10).

Ap3l yang digadang-gadang sebagai organisasi yang merangkul dan menjadi wadah okp yang ada di Lubuklinggau, sebagai pengawal pembangunan kota dinilai ketua gmni tidak efektif.

Menurut ketua gmni lubuklinggau, Rikek Dwi Putra di dampingi Sekretaris, Alam Pratama dalam pernyataan sikapnya usai menarik diri mengatakan pihaknya menarik diri karena dinilainya bertentangan dengan ad/art gmni. Gmni harusnya dihimpun oleh organisasi yang lebih tinggi dan bisa menaunginya, seperti knpi atau cipayung.

“Tidak logis bila kita ini organisasi nasional dihimpun oleh organisasi daerah, dengan dalih pengawal pembanguanan, maka tanpa gabung ke ap3l gmni pun memang sudah tugasnya mengawal pembanguanan baik daerah maupun secara nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Pantauan wartawan dilapangan deklarasi Ap3l yang diikuti oleh 35 organisasi kepemudaan (okp) berjalan dengan lancar, Turut dihadiri Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar, Ketua DPRD, Rodi Wijaya, Sekda, kepala organisasi perangkat daerah (Opd) berserta Camat se kota Lubuklinggau.

Suasana deklarasi Ap3l di pelataran pemkot Lubuklinggau, senin (15/10).

Ketua Ap3l lubuklinggau, Ahmad Tarsusi mengatakan dibentuknya ap3l ini, ia berharap dapat menjadi motor kontroling terhadap pembanguanan kota Lubuklinggau.

“Alhamdulilah sejauh ini okp yang bergabung semuanya ikhlas dan siap berjuang bersama,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menjelaskan semakin banyak organisasi kepemudaan maka semakin baik, tidak bisa dipungkiri kalau pemuda memiliki peran besar dalam pembanguanan.

“Harapannya semoga dengan adanya ap3l ini dapat memberi masukan serta program yang bisa membangun kita lubuklinggau lebih baik lagi,” tukasnya. NSR

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!