Dugaan Penganiayaan, Kedua Belah Pihak Saling Tuntut

*Oknum Caleg Yang Juga Sekretaris PPP di Tahan Polisi

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum caleg yang juga menjabat sebagai sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP), Syamsurizal kepada anggota polisi pamong praja (Pol PP), Jon Farles yang berdinas di kantor Dprd lubuklinggau terus berlanjut. Kini kedua belah pihak saling tuntut.

Setelah sebelumnya pihak keluarga pol pp terlebih dahulu melaporkan kejadian tersebut ke mapolres Lubuklinggau, yang menyebabkan Syamsuriral ditahan di mapolres Lubuklinggau pada Rabu (1/11) sekira pukul 19.00.

Menurut ketua Dpc Ppp kota Lubuklinggau, Afri Achmadi saat dibincangi wartawan di mapolres Lubuklinggau mengatakan pihaknya sengaja datang ke mapolres Lubuklinggau untuk melakukan upaya tuntutan balik, serta melakukan upaya penangguhan terhadap sekeretarisnya yang sudah di tahan.

“Terjadinya penahanan terjadi pada malam tadi, kita tak tahu kenapa bisa ditahan, info yang kita terima alasan penahanan itu berdasarkan laporan yang masuk dari pihak keluarga pol pp yang menuntut. Makanya kita kesini (Mapolres Lubuklinggau) dengan membawa kuasa hukum kita untuk melakukan tuntutan balik dan upaya penangguhan,” terangnya.

Ditambahkannya, Sejauh ini pihaknya belum menerima surat penahanan secara resmi dari pihak kepolisian, namun yang pastinya pihaknya akan menuntut balik.

“Kita berdalih seharusnya kita yang menjadi korban, karena kita yang dikeroyok, kita juga memiliki sejumlah bukti video rekaman kejadian, dan akan segera kita tuntut balik,” tegasnya.

Sementara itu, Salah seorang Keluarga Pol Pp, Baidjuri Asir saat dikonfirmasi pihaknya telah melaporkan tindak penganiayaan yang dialami keluarganya tersebut. Kemarin juga ia telah melihat kondisi Jon Farles ke rumah sakit, dan dalam keadaan yang masih lemah.

Baca Juga:  Tim Ritter Wolfer Berhasil Juarai Tournament Futsal

“Kita mendatangi mapolres Lubuklinggau dan hanya meminta polisi bekerja sesuai aturan hukum yang berlaku, semua alat bukti telah dilengkapi termasuk rekaman videonya. Hingga saat ini pun korban (Jon Farles) masih terbaring di rumah sakit. Kalau pelaku ingin tuntut balik ya silakan, itu kan hak nya, biarkan aparat bekerja sesuai aturan hukum yang berlaku,” terang sesepuh Muratara ini.

Terpisah, Kanit Pidum, Ipda Zulkarnain membenarkan kalau Syamsurizal telah ditahan di mapolres Lubuklinggau.

“Di jemput pada Rabu (1/11) sekitar pukul 19.00 wib, kasus ini masih dalam proses pendalaman dan penyidikan, jadi belum ada kejelasan pastinya, biarkan proses ini berjalan sesuai aturan hukum yang ada,” singkatnya. NSR

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!