“Gelar” Pelatihan Saksi Parpol Agar Bekerja Sesuai Tupoksi

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan se-kota lubuklinggau gelar Pelatihan Saksi Partai Politik selama tiga hari, yang dimulai pada senin (8/4) hingga rabu (10/4). Kegiatan itu berlangsung secara serentak, meski dilaksanakan ditempat terpisah dan berbeda-beda lokasi penyelenggaraanya.

Ketua Panwascam Lubuklinggau Selatan 2, Sutrisno, didampingi Komisioner panwascam, Ian Prayoga Haka, Jaka Arrazi saat dijumpai wartawan di balroom hotel Hakmaz taba seusai memberi materi pada saksi parpol mengatakan, jumlah saksi parpol yang mendaftar yakni ada delapan parpol diantaranya Partai Perindo, PPP, Nasdem, Pan, Demokrat, PBB, Pkb, Golkar. “Kami laksanakan selama tiga hari dan setiap hari itu dibagi dalam tiga sesi,” terangnya.

Ia mengatakan materi pelatihan dan bimtek diberikan oleh Panwascan seputar Perhitungan Surat Suara dan materi teknis lainnya berkaitan dengan tupoksi saat pemilu 17 April 2019 nanti.

“Kalau materi yang diberikan itu tentang Perhitungan Surat Suara, Cara pencoblosan, cara mendampingi, orang yang mendampingi, mekanisme keberatan saksi, saksi-saksi ini melakukan kegiatan sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Ia mengaku selain itu, para saksi juga diberikan materi tentang mekanisme tentang, Proses terjadinya Pemungutan Suara Ulang dan Perhitungan Suara Ulang.

Ia juga mengingatkan saksi tidak boleh menggunakan atribut Parpol saat ikut atau berlangsungnya kegiatan
proses kegiatan pemilihan dan pemungutan surat suara.

Dipertegasnya saksi saat hadir nanti di TPS wajib membawa surat mandat dari Ketua Parpol atau ketua koalisi atau ketua tim pemenangan dan wajib menggunakan ID Card selama proses kegiatan pemungutan hingga penghitungan suara selesai.

Ditambahkannya, untuk pemateri pelatihan saksi ini, di isi oleh ketiga Komisioner panwascam secara bergantian mengisinya. Selain itu dirinya pun berharap jika saksi Parpol tidak mengikuti pelatihan tersebut, pihak Panwas tidak mau bertanggung jawab bila ada saksi yang keliru waktu bertugas nanti, karena pelatihan itu sangat penting dilakukan, karena menyangkut dengan tugas saksi di TPS.

Baca Juga:  Panwascam Lubuklinggau Timur 2 Sukses Gelar Pelatihan Saksi Parpol

“Saya sangat menyayankkan dengan adanya beberapa saksi parpol yang tidak mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.

Namun pihak Panwas akan memberikan buku panduan bagi yang tidak mengikuti pelatihan tersebut, nanti akan koordinasikan kepada setiap Parpol. “Sebanyak 8 Parpol yang mengikutkan saksi saksinya untuk ikut pelatihan, akan mendapat waktu sekitar tiga jam dalam setiap sesi satu partai Politik, jadi saksi saksi akan kita berikan pemahaman selama waktu yang telah ditentukan,” pungkasnya. NSR

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!