HB: Akui Periodesasi DPD Knpi Lubuklinggau Telah Habis

*Apresisasi Pemkot Masih Perhatikan Okp Meski dana Hibah Tidak turun Melalui KNPI

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Keberadaan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang saat ini tengah habis masa periodesasinya. Selaku PLT Ketua Knpi, Hendi Budiono menegaskan bahwa perlu adanya wadah perkumpulan organisasi kepemudaan dan support dana dari pemerintah.

”DPD KNPI Lubuklinggau dengan saya sebagau PLT telah habis masa tugasnya, dan untuk diperpanjang atau pemilihan ketua defenitif melalui musda belum bisa dilakukan disebabkan KNPI pusat dan propinsi juga sudah habis masa jabatannya,”kata Hendi Budiono.

Diterangkannya, saat ini KNPI dalam tahapan akan segera melaksanakan musyawarah nasional (Munas) yang mudah-mudahan pasca munas KNPI di Aceh pada Desember mendatang semua bisa berjalan lagi sebagaimana mestinya.

”Artinya kalau ada dana yang akan dialokasikn kepada KNPI secara hukum tidak bisa dikeluarkan/ digunakan itu disebabkan saya sebagai PLT yang sudah habis masa jabatannya tidak akan mau lakukn pencairan dana tersebut berkaitan dg konsekuensi hukum yang berlaku,”tegas Hendi.

Masih kata Hendi, sedangkan ada organisasi lain yang mengataskan DPP KNPI bukanlah DPD KNPI Kota Lubuklinggau artinya tidak bisa juga dialokasikan dana pembinaan dengan mengatasnamakan KNPI.

Lanjut Hendi, Untuk mengatasi stagnannya organisasi KNPI, dengan mempertimbangkan perlunya kegiatan kepemudaan untuk terus disupport dan didukung, maka dianggap perlu dan penting pemerintah untuk mengalokasikan anggaran kepemudaan pada sebuah organisasi yang dianggap layak untuk mewadahi kepemudaan dan OKP di Lubuklinggau yaitu Aliansi Pemuda Pengawal Pembangunan Lubuklinggau (AP3L).

” AP3L diharapkan dapat mengisi kekosongan kegiatan organisasi dengan mewadahi OKP-OKP di kota Lubuklinggau,”harapnya.

Hendi Mengapresiasi langkah pemkot yang tetap komitmen untuk terus mengalokasikan anggaran untuk kepemudaan kota Lubuklinggau, dan diharapkan dengan langkah ini kegiatan kepemudaan tetap hidup dan terus semarak.

Baca Juga:  BAWASLU Sapu Bersih APK/ APS Tidak Sesuai Aturan

“Patut diketahui bahwa hibah hanya boleh diberikan hanya satu tahun anggaran saja (tidak boleh dua tahun berturut-turut), berarti pada tahun anggaran selanjutnya seandainya KNPI belum pulih maka terbuka kemungkinan pada tahun yang akan datang organisasi kepemudaan lainnya bisa jg untuk menjadi penerima dana hibah bagi pemuda dan OKP sekota Lubuklinggau,”jelas Hendi.

Selanjutnya, Hendi menghimbau agar semua komponen kepemudaan kota Lubuklinggau untuk dapat bersinergi guna memaksimalkan program kerja OKP masing-masing secara bertanggungjawab /akuntabel dengan menyerap dana hibah tersebut untuk hal yang bermanfaat.

“Kita akan bersama-sama mengawasi penggunaan dana tersebut agar betul-betul bisa memberikan energy positif pada OKP-OKP dalam melaksanakn program-program kerjanya dan ingat satu rupiah saja dana yang digunakan harus berbasis kinerja dengan data-data yang dipertanggunggjawabkan, bukan ajang bancakan,”imbuhnya.

BPK akan sangat keras bertindak pada penyalahgunaan dana hibah tersebut baik di AP3L ataupun OKP penerima. Terkhusus bagi OKP-OKP yang tergabung didalam DPD KNPI KOTA LLG akan menjadi prioritas penyerapan anggaran tersebut. Ril/ NSR

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!