Jangan Sampai Ada Lagi Korban Seperti Pak Budi

PGRI Lubuklinggau Kecam Kasus Penganiyaan Terhadap Guru

LUBUKLINGGAU, PanjiNews.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kota Lubuklinggau berinisiatif menyerukan aksi solidaritas dan doa bersama untuk almarhum “Pak Budi” (Guru di Kab. Sampang, Jawa Timur yg meninggal dianiaya muridnya).

Pamflet Seruan aksi solidaritas, yang dikomandoi PGRI Lubuklinggau

Sehubungan dengan itu Ketua PGRI Lubuklinggau, Erwin Susanto melalui Sekretaris PGRI, Aren Frima menghimbau kepada seluruh Bapak/Ibu Guru dan anggota PGRI Kota Lubuklinggau, melalui surat edaran resmi PGRI No: 83/Eks/PGRI/Llg/II/2018, yang berisi tentang.

“1. Melakukan do’a bersama untuk Almarhum Pak Budi. 2. Menggunakan batik hitam putih PGRI dan mengenakan Pita Hitam di lengan sebelah kanan sebagai wujud solidaritas sesama Guru. 3. Poin 1 dan 2 di atas agar dilakukan secara serentak sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai,” tegas Aren

Ia menambahkan mohon untuk dilaksanakan secara serentak pada Kamis (8/2) mendatang, karena ini sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada rekan seprofesi guru yang meninggal secara tragis.

“Jangan sampai adalagi korban seperti pak budi, jujur hari ini dunia pendidikan berduka, harapannya semoga kaum guru selalu dilindungi oleh tuhan, dan oleh Undang-undang dalam melaksanakan tugas mulianya,” harapnya.

Selain melaksanakan solidaritas tersebut, harap didokumentasikan dan di upload ke medsos masing-masing.

“harap diupload ke medsos, sebagai bentuk protes  dan solidaritas guru Lubuklinggau terhadap insiden meninggalnya Pak Budi,” tutupnya.  RED

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!