Joncik: Banyak Sekali Temuan, Terjawab Semua Kerisauan

TEBINGTINGGI, Panjinews.com – Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang terjun dan mengecek langsung seluruh kendaraan Dinas milik Pemerintah Kabupaten Pemkab) Empat Lawang, Senin (1/10).

“Banyak sekali temuan, ternyata ini jawaban kerisauan saya bersama Pak Wabup selama ini,” ungkap Bupati Empat Lawang H.Joncik Muhammad sidampingi Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana pada saat dibincangi wartawan, usai mengecek kendaraan Dinas.

Kenapa saat ini lahir tim penataan aset lanjut Joncik, karena dirinya melihat banyak sekali yang tidak berhak menggunakan aset milik Pemkab Empat Lawang tersebut.

“Dan aset-aset pemkab itu banyak sekali yang terbangkalai. Dan aset-aset ini kadang kala digunakan untuk kepentingan diluar Dinas, nah ini yang membuat keprihatinan saya, makanya kita buat tim penataan aset,” tegasnya.

Dijelaskan Joncik, pihaknya akan melakukan penertiban dan akan meminta jawaban beberapa aset yang raib dan tidak ada ditempat.

“Kita minta ditelusuri, dan ini baru tahapan awal. Dan kita minta kepada pihak-pihak yang terlibat dalam persoalan aset ini untuk dikembalikan ke Pemkab Empat Lawang,” jelasnya.

Sambung Joncik, masih diinternal Pemkab Empat Lawang, dan jika sudah tidak mampu maka Pemerintah Empat Lawang bisa membuat kuasa khusus untuk meminta pihak Kejaksaan untuk melakukan penarikan aset tersebut. “Ini masih internal kita dan mudah mudahan bisa terselesaikan, kalau tidak ya apa boleh buat,” ujarnya.

Untuk kendaraan roda dua ucap Joncik, saat ini masih ditelusuri, karena Pemkab Empat Lawang banyak sekali pengadaan kendaraan roda dua.

“Masih kita telusuri, karena kita pengadaan kendaraan roda dua itu banyak sekali, dan itu diberikan ke Kepala Sekolah dan Kades,” ucapnya

Dia juga menambahkan, untuk aset yang tidak layak pakai, dan agar tidak menjadi beban Daerah, Pemkab Empat Lawang akan mengadakan lelang kembali. Karena setiap Pemeriksaan BPK akan muncul kembali

Baca Juga:  Kejurprov Sarana Penjaringan Atlit Bulu Tangkis

“Ada aset kita yang dilelang tidak ada yang menawar, itu kembali kita lelang lagi tidak, ada yang mau beli, tidak mau ada yang mau nawar itu kita jual kiloan. Karena itu aturannya supaya tidak jadi beban Daerah,” tungkasnya. AFA

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!