Keputusan DKPP, Kasek Bawaslu Sumsel Terbukti Melanggar Kode Etik

JAKARTA, Panjinews.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP) Republik Indonesia memutuskan bahwa Kepala Sekretaris Bawaslu Sumsel,Iriadi terbukti melanggar kode etik dan pedoman penyelenggara Pemilu, Putusan ini tertuang dalam surat putusan DKPP nomor:105/DKPP-PKE-VII/2018.

Diketahui DKPP RI menggelar sidang akhir pengaduan mantan kasek Panwaslu Lubuklinggau,Hendri Almawijaya terhadap Kasek Bawaslu Sumsel, Iriadi pada Rabu (25/7) di Jakarta.

Dalam salinan putusan yang diterima awak media, DKPP RI menyimpulkan bahwa teradu (Iriadi) terbukti melakukan pelanggara kode etik dan pedoman penyelenggara Pemilu dalam kedudukannya sekarang dan DKPP memberikan sanksi kepada Iriadi sesuai dengan tingkat kesalahannya

DKPP memutuskan,pertama mengabulkan pengaduan pengadu untuk sebagian,kedua memberikan peringatan kepada teradu,ketiga memerintah Sekjen Bawaslu RI melakukan pembjnaan terhadap teradu,keempat memerintahkan Bawaslu Sumsel menjalankan putusan ini paling lama 7 hari sejak putusan ini dibacakan dan memerintahkan Bawaslu RI mengawasi pelaksanaan putusan ini.

Sementara itu, Hendri Almawijaya selaku pengadu saat dikonfirmasi wartawan, mengaku cukup puas dengan putusan DKPP RI karena pihak teradu dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran kode etik.

”Alhamdulillah artinya pengaduan saya menang dan dikabulkan DKPP walaupun sebagian,” pungkasnya. (Top-News.id)

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!