Mahasiswa Minta Dosen Tak Berkompetensi Mundur

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Puluhan mahasiswa Program Studi Penjaskesrek STKIP- PGRI Lubuklinggau yang tergabung dalam kelompok Aliansi Mahasiswa Penjaskesrek Bersatu mengadakan aksi protes terhadap kampus untuk oknum dosen Penjaskesrek yang dinilai mereka diskrimanatif dalam perkuliahan, Kamis (18/10).

Koordinator Aksi, Tommy mengatakan kepada wartawan, Aksi tersebut berlangsung saat ba’da Ashar di kampus STKIP-PGRI Lubuklinggau.

“Aliansi dibentuk ialah atas kesamaan penderitaan mahasiswa prodi penjas terhadap Oknum Dosen berinisial HD tersebut, maka dari itulah niatan kami membentuk Aliansi Mahasiswa Penjaskesrek Bersatu (AMPB) dan menyuarakan aspirasi dari mahasiswa. Karena mahasiswa itu harus dituntut kritis terhadap kampus apabila ada sesuatu yang merugikan mahasiswa itu sendiri,” ujar Tommy seusai Aksi tersebut.

Ia menambahkan, memang sudah lama dosen tersebut melakukan sesuatu yang dinilai mahasiswa tidak sesuai dengan tugasnya sebagai dosen untuk membimbing dan mendidik mahasiswanya.

“Apa yang melatarbelakangi aksi kita yakni, Memberikan tugas mata kuliah tidak sesuai dengan mata kuliah yang diampu, Memberikan tugas yang memberatkan mahasiswa, Tata cara penilaian tidak objektif, Sering mengganti waktu perkuliahan secara sepihak, Diskriminasi sosial terhadap mahasiswa penjaskesrek, Dosen menggantikan tempat perkuliahan tidak sesuai dengan tempat yang telah ditentukan,” jelasnya

Tuntutan ia selaku mahasiswa ialah mendesak Ketua STKIP-PGRI Lubuklinggau untuk menindak secara tegas Oknum Dosen tersebut dari Dosen STKIP-PGRI Lubuklinggau dan juga meminta Oknum Dosen tersebut untuk mengundurkan diri dari dosen STKIP-PGRI Lubuklinggau.

Masih kata Tommy, rangkaian kejadian aksi tersebut langsung ditanggapi pihak lembaga kampus STKIP-PGRI Lubuklinggau dengan santun. Yaitu perwakilan mahasiswa itu rekomendasikan untuk beraudiensi secara tertutup dengan ketua STKIP-PGRI Lubuklinggau secara langsung.

Dalam audiensi itu Dr. H. Rudi Erwandi selaku ketua STKIP-PGRI Lubuklinggau, memberikan apresiasi terhadap Aliansi Mahasiswa Penjaskesrek Bersatu yang telah menyampaikan aspirasinya sebagai mahasiswa.

Baca Juga:  Hingga Agustus, 17 Orang Meninggal Dunia Dalam Kasus Lakalantas

“Alhamdulillah respon dari Ketua STKIP-PGRI Lubuklinggau akan memanggil oknum dosen tersebut dan menindak tegas secara kelembagaan. Mendengar hal itu kami sedikit puas dengan apa yang disampaikan oleh ketua. Namun dengan syarat, apabila tuntutan ini tidak dikabulkan kami akan mengulangi aksi tersebut kembali,” Tutupnya, End/ NSR

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!