Masih Nihil Laporan dan Temuan Pelanggaran

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Menjelang pemilihan umum (pemilu) 2019 yang telah memasuki babak kampanye, masih nihil laporan dan temuan yang mengindikasikan pada pelanggaran, hal itu diungkapkan ketua Badan pengawas pemilu (Bawaslu) kota Lubuklinggau, Mursydi saat dikonfirmasi wartawan,rabu (21/11)

Menurutnya, saat ini tahapan kampanye berjalan kondusif, belum ada laporan yang masuk kepihaknya, serta temuan pihaknya pun belum ada. Baik dari panwas kelurahan, panwascam hingga saat ini belum ada temuan.

“Kalau masalah peletakan baliho di pohon maupun taman, kita sudah koordinasi pada pemkot Lubuklinggau, kita minta kalau itu memang melanggar perda ketertiban umum, dan mengganggu keindahan kota, maka pol pp sebagai penegak perda yang memiliki wewenang menertibkan,” tegasnya.

Mursydi yang juga membidangi divisi pengawasan menjelaskan, kalau sesuai peraturan komisi pemilihan umum (Pkpu) nomor 23 pasal 34 menjelaskan tentang tempat yang dilarang untuk memasang alat peraga kampanye (apk). Diantaranya di tempat ibadah, fasilitas Pendidikan dan kesehatan, gedung milik Pemerintahan.

Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh Calon Legislatif (Caleg) dan tim Calon Presiden dan Wakil Calon Presiden (Capres dan Cawapres), agar jangan memasang Alat Peraga Kampanye (APK) tempat yang melanggar aturan pemilu.

Hal senada diungkapkan Komisioner Bawaslu Kota Lubuklinggau Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran (HPP) dan Sengketa Pemilu, Bahusi menegaskan pemasangan APK di pohon melanggar aturan Pemilu. Pasalnya, hal itu tidak sesuai dengan etika dan estetika, bahkan masuk dalam kategori merusak keindahan kota.

“Kami sudah meminta kepada seluruh Panwascam untuk melakukan inventalisir, karena APK tersebut akan dilepas. Pohon bukan tempat pemasangan APK maupun Alat Peraga Sosialisasi (APS),” jelas Bahusi.

Karena itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh peserta pemilu yang sudah memasang APK dan APS di pohon untuk segera dilepaskan. Kemudian, untuk yang belum melakukannya untuk tidak ikut-ikutan karena itu merugikan peserta Pemilu itu sendiri.

Baca Juga:  Walikota Lubuklinggau Desak Pemkab Mura Serahkan Aset

“Dalam waktu dekat kita akan membahas dengan parpol dan kpu Lubuklinggau, untuk membuat kesepahaman, dilain hal juga kita sudah memerintahkan panwascam untuk menginventarisir baliho yang terpasang di pohon. Kita juga menunggu petunjuk dari bawaslu ri terkait, aturan stiker branding mobil,” pungkasnya. NSR

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!