Panwascam TPK Siap Kawal Pilkada Melalui Pengawasan Partisipatif 

MUSIRAWASPanjinews.com – Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Tiang Pumpung Kepungut (TPK), menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif pada pemilihan kepala daerah Kabupaten Musirawas (Mura) tahun 2020. Kamis (3/9) bertempat di sekeretariat Panwascam TPK

Pantauan wartawan, puluhan peserta dan tamu undangan yang hadir terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, pemilih pemula dan unsur tripika yakni Camat, Kapolsek dan Danramil hadir dalam kegiatan tersebut. Sehingga menjadikan kegiatan sosialisasi itu semakin berjalan baik sesuai harapan.

Ketua Bawaslu Mura, Oktureni Sandhra Kirana yang hadir langsung membuka kegiatan itu dalam sambutannya menyampaikan, bahwa tugas bawaslu dalam mengawasi pemilu bukan hal yang mudah.

Tugas pengawasan tidak bisa apabila hanya dilakukan oleh bawaslu dan jajaran. Keterbatasan personil menjadi pengahalang untuk melakukan pengawasan secara sempurna.

“Kami di kabupaten komisioner bawaslu ada 3 orang, perkecamatan ada 3 orang. Perdesa hanya ada 1 orang. Tentu hal yang berat bagi kami untuk bisa mengawasi pilkada ini dengan baik. Musirawas cukup besar dan masyarakatnya banyak, serta wilayah jangkauannya juga cukup luas,” ujarnya.

Oleh sebab itu, tentu dibutuhkan kerjasama semua elemen untuk membantu bawaslu dalam mengawasi apa yang terjadi selama tahapan pilkada ini berlangsung.

“Kalau kita semua bisa bekerja sama, insya Allah akan berjalan baik. Kerjasama semua elemen masyarakat diminta untuk bersinergi dengan kami. Dapat menjadi mata tangan kaki telinganya bawaslu. Apa yang terjadi pelanggaran dalam bentuk apapun ada barang bukti laporkan ke kami. Pasti kami akan proses sesuai aturan yang ada. Dan kerahasian pelapor kan kami jaga dengan baik. Jadi tidak perlu takut dalam kebenaran,” tegasnya.

Pilkada kali ini, Reni juga berpesan, agar seluruh jajaran panawacam dan seluruh elemen masyarakat untuk sama sama berkomitmen menjaga protokol kesehatan. Karena pilkada kali ini berbeda dengan pilkada sebelumnya. Pilkada kali ini ditengah terpaan pandemi covid 19.

Baca Juga:  KPU MURA "Nekat" Lounching Pilkada di Zona Kuning, Pelaksanaan Protokol Covid 19 Tidak Maksimal

“Berkaca dari pemilu 2019 tidak ada covid, banyak petugas yang gugur. Apalagi ini ditengah terpaan covid. Tapi apapun itu apabila kita sudah menjalankan protokol kesehatan. InsyaAllah kita akan baik baik saja. Kita banyak berdoa semoga Allah segera mengangkat dan mengubur hasil virus corona ini,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Panwascam TPK, Sandra Diantomi mengatakan, bahwa pihaknya siap menjalankan tugas dengan baik. Siap berkomitmen mengawasi proses tahapan pilkada dengan baik plus pengawasan penerapan protokol kesehatan disetiap pelaksanaan kegiatan pilkada.

Lanjutnya, semua harapan dan keinginan yakni pilkada 2020 berjalan baik damai dan terbebas covid sependapat dengan yang disampaikan Ketua Bawaslu Mura, Oktureni Sandhra Kirana yakni butuh kerjasama semua elemen masyarakat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh kerjasama tim semuanya. Apabila ada pelanggaran pelanggaran bisa di foto atau dibuat video atau alat bukti lain. Bawa ke kami ke sekretariat akan kita proses sesuai aturan yang ada. Kami siap merahasiakan siapapun itu yang membuat laporan,” tegasnya.

Pihaknya, tetap optimis apabila kita bersinergi insyaAllah pilkada 2020 akan berjalan dengan baik sesuai harapan kita bersama. (NAS)

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!