Panwaslu: Jangan Langgar Aturan Yang Ada

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Pilkada Lubuklinggau mulai memasuki tempo kampanye yang terhitung sejak pertengahan februari yang lalu hingga 23 juni mendatang. Untuk tetap menjaga kondusifitas dan stabilitas, Panwaslu tegaskan untuk setiap pasangan calon (Paslon) beserta tim pemenangan untuk patuhi perundang-undangan yang ada.

Ketua Panwaslu kota Lubuklinggau, Mirwan Jaya Husen mengatakan pihaknya tak segan-segan akan menindak paslon maupun tim pemenangan yang melanggar ketentuan hukum.

“Dimasa kampanye sudah diatur mulai jam 9 dan berakhir jam 18.00. Serta untuk paslon wajib menyerahkan jadwal kampanyenya kepada kita, agar kita dapat memantau dan terhindar dari pembubaran kampanye,” terangnya.

Mirwan menambahkan sejauh ini baru 2 dari 3 paslon yang menyerahkan jadwal kampanyenya, sedangkan paslon perseorangan belum menyerahkan jadwal kampanyenya.

“Jadwal kampanye ini kan sangat penting selain ke panwaslu tembusannya juga ke pihak keamanan, karena kalau tidak ada jadwal bagaimana kita dan pihak keamanan akan memantau dan mengawasi. Jangan salahkan pihak kepolisian dan panwaslu kalau kampanye diluar jadwal dibubarkan secara paksa,” tegasnya.

Terkait ada kampanye hitam, isu sara, money politik dan kampanye diluar jam sesuai ketentuan, ia mengajak masyarakat untuk pro akrif dan bekerja sama memantau dan melaporkan bila ada temuan dilapangan, karena di lain sisi keterbatasan panwaslu dalam jumlah dan jangkauan untuk mengawasi.

“Untuk unsur laporan harus lengkap agar bisa kita proses, unsurnya yaitu bukti dan saksi, kalau unsur tersebut terpenuhi dan saat laporan tersebut di proses lalu terbukti. Maka sanksi terberatnya ialah pembatalan menjadi pasangan calon, serta di pidanakan,” tutupnya. RED

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!