Pekerjaan Bronjong Sungai Ninjau Gunakan Batu Koral Kecil Diduga Tidak Sesuai RAB

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Pembangunan bronjong sungai ninjau, Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, yang dikerjakan CV Rayhan Aditya diduga sarat penyimpangan.

Pasalnya, pekerjaan yang dianggarkan Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Dinas Pekerjaan Umum, bidang Penataan Sumber Daya Air, tahun anggaran 2020, senilai 150.000.000,00. Diduga dikerjakan tidak sesuai speksifikasi.

Berdasarkan data yang dihimpun, batu bronjong yang digunakan bukanlah batu yang diperuntukan dan diduga sangat tidak sesuai spek, selain itu terdapat bronjong yang belum selesai dikerjakan, seperti letak bronjong ditengah sungai namun terendam, dan beberapa bagian tidak terpasang.

Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan via seluler, Ebi yang diketahui selaku pihak pelaksana dari CV Rayhan Aditya mengaku pekerjaan tersebut telah diperiksa.

“ Cubo Aku Konfirmasi dengan Tukang , Cubo Aku Konfirmasi dengan PU, Mereka sudah periksa. Aku perlu konfirmasi dulu dengan PU, Mohon ditunggu.” Kata Ebi saat dikonfirmasi, namun hingga berita ditayangkan dirinya tidak memberikan penjelasan selanjutnya.

Disisi lain, setelah Ebi dihubungi, Iwan yang mengaku selaku Tukang dari pekerjaan tersebut, menghubungi wartawan dan meminta bertemu untuk menjelaskan.

“aku tukang nyo bronjong sungai ninjau itu, jadi masalah nyo apo, biso idak ketemu 4 mato biar aku biso jelaskan masalahnyo,” Ujar Iwan melalui sambungan Seluler. (TIM)

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!