Pembangunan Stadion Sepak Bola Mura, Sedari Awal Sarat Penyimpangan

MUSIRAWAS, Panjinews.com – Mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) 54 tahun 2010 dan perubahan nya telah diganti Perpres 16 tahun 2018. Ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) dilarang duduk sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Terkait pembangunan stadion sepak bola yang dianggarkan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab Mura) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) pada tahun 2019 diketahui berdasarkan informasi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menjabat juga selaku ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) Musi Rawas. Rabu (22/01).

Hal itu juga diakui menurut keterangan Syamsudin selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) kepada wartawan diruang kerja nya beberapa waktu yang lalu, yang menjelaskan PPK tersebut merupakan pejabat di ULP.

“Setahu saya, PPK nya dari ULP itupun langsung ditunjuk melalui Kabag Pembangunan,” Ujar Syamsudin.

Lanjutnya, dikarenakan terkendala teknis dan sertifikasi sehingga untuk oknum PPK itu dari pihak ULP. Oknum PPK tersebut ditunjuk langsung oleh Kabag Pembangunan atas usulan yang diajukan Heriyanto selaku Plt Kadispora saat itu.

Kemudian diuraikan Syamsudin, sejak awal proses tender, hingga selesai tidak ada satupun Peserta penawar dari pihak Perusahaan manapun bertemu dirinya. Sebab, sesuai mekanisme proses tender itu diatur oleh pihak ULP di Bagian Pembangunan Musirawas, sedangkan tugas Saya selaku PPTK hanya sebatas Administrasi di Dispora saja.

“Persoalan proses tender, itu sudah diatur oleh ULP di Bagian Pembangunan Musi Rawas,” kata Syamsudin.

Stadion ini, dibangun beserta perlengkapan Prasarana diatas lahan milik Pemkab Musirawas dengan luas lahan yang sudah kita siapkan sekitar 50 Hektar, beserta Sarananya, selain itu dilokasi yang sama tahun ini 2019, selain dianggarkan melalui dana APBD sebesar 4,7 Miliar, juga ada dana dari bantuan CSR PT. Bukit Asam senilai Rp 9,5 milyar.

Baca Juga:  Luapan Sungai Musi Berdampak Banjir di Tiga Kecamatan Musi Rawas

“Musi Rawas, bakal mempunyai Stadion bertarap Internasional,” cetusnya.

Informasi dihimpun, bahwa dari 19 Perusahaan yang mengikuti proses tender untuk Pembangunan Stadion tersebut, hanya terdapat Satu (1) Peserta yang melakukan Penawaran hingga dinyatakan sebagai Pemenang tender, yaitu dari CV. ALKI KARYA.

Sementara itu, PPK yang diketahui juga berdasarkan informasi selaku ketua ULP Musi Rawas tersebut, belum berhasil dimintai klarifikasi nya. (PS)/ NAS

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!