Pihak RS Ar Bunda Bantah Tudingan Telantarkan Pasien

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Adanya tudingan miring terhadap Rumah Sakit (RS) Ar Bunda menelantarkan pasien hingga meninggal dunia, disangkal oleh pihak Rs Ar Bunda. Hal itu diungkapkan Kuasa hukum Ar Bunda, Andika Wira Kusuma, S.H saat dibincangi awak media mengatakan pihaknya telah melaporkan oknum terduga yang melakukan pencemaran nama baik, dan perbuatan tidak menyenangkan tersebut.

“Kita gugat secara pidana dan perdata, ada tiga item yang kita laporkan ke polres lubuklinggau , Narasumber berita, Penyebar berita dan tidak menutup kemungkinan media nya juga kita laporkan,” ungkap Andika, Kamis (2/8).

Andika mengaku, laporan tersebut telah masuk ke polres lubuklinggau, tinggal menunggu tindak lanjut dari Polres. “Laporan kita masukan kemarin (1/8) sore,”

Bukti laporan ke SPK Polres Lubuklinggau.

Dalam gugatan perdata, pihaknya selaku kuasa hukum Ar Bunda sangat merasa dirugikan baik secara materi dan non materi. Makanya kita gugat juga secara perdata, dan ini dilakukan secara bersamaan seiring dengan laporan secara pidana.

“Karena berita tersebut mempengaruhi citra Ar Bunda, karena dapat berdampak buruk pada tingkat kepercayaan pasien untuk berobat ke sini,” paparnya.

Masih kata Andika, meyakinkan masyarakat bahwa Rs Ar Bunda selalu mengutamakan pelayanan, ketimbang kepentingan pribadi.

“Dalam kondisi genting (Gawat Darurat) tidak mungkin kita terlantarkan, karena itu berkenaan dengan nyawa seseorang, untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat, untuk dapat memiliki jaminam kesehatan,” tegasnya.

Sedikit mengulas Kronologis berdasarkan fakta dan rekaman cctv. Sempat terjadi selisih paham. Pihak keluarga pasien marah-marah seusai operasi dan ditagih soal adm. “kita garis bawahi, seusai operasi bukan sebelum operasi,” tukasnya. NSR

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!