Pilkada Dan Gaji 14 Sebabkan APBD Minim

*Rp80 Milyar Tersedot Didua Kegiatan Tersebut

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Kas Daerah (Kasda) Lubuklinggau saat ini dalam kondisi minim anggaran. Pasalnya, Kota Bertajuk Sebiduk Semare ini baru saja menyelesaikan Pilkada dan pembayaran gaji 14 bagi ASN Lubuklinggau.

Sekitar Rp 80 Milyar habis tersedot untuk pilkada dan gaji 14. Kesemuanya itu dibebankan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2018.

Hal itu diungkapkan Walikota Lubukinggau, SN Prana Putra Sohe seusai mengisi rapat di kantor sekretariat Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, kemarin (24/9).

Dikatakannya bahwa anggaran APBD saat ini dalam kondisi minim anggaran. Sebab, kata dia, sekitar Rp 80 milyar anggaran 2018 terpakai untuk Pilkada dan Pembayaran gaji 14 untuk ASN.

“Mangkanya anggaran minim sekarang. Untuk Hut kota kita bulan depan akan dibuat sama seperti tahun sebelumnya. Kita upayakan dengan anggaran yang minim ini,” ujar Nanan sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Lubuklinggau, Imam Senen mengatakan, anggaran Pilkada sudah dianggarkan dianggaran 2018. Namun itu semua dibebankan di APBD Kota Lubuklinggau. Jadi, tidak ada masalah yang berarti, selama anggaran transfer pusat dan provinsi tidak terkendala.

Selain itu juga, Imam menuturkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lubuklinggau juga menjadi pengaruh untuk realisasi APBD 2018 ini. Apabila PAD tidak tercapai target. Maka akan terjadi pengakuan hutang.

“Target PAD kita tahun ini Rp 120 Milyar. Terhitung hingga Agustus baru tercapai 56 persen. Masih menyisahkan 4  bulan lagi. Kalau tidak tercapai besar kemungkinan akan terhutang. Kalau kegiatan fisik bisa dibuatkan pengakuan hutang,” tuturnya. AFA

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!