Ratusan Masa Caleg Anarkis di Kantor KPU Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Ratusan massa pendukung Calon Legislatif (Caleg) geruduk kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau di kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat 1. Kehadiran massa untuk memprotes hasil penetapan hasil pemilu yang dilakukan oleh KPU Kota Lubuklinggau, karena menurutnya proses pesta demokrasi saat pemungutan suara banyak diwarnai kecurangan.

Pantauan wartawan dilapangan, selain memprotes kecurangan ratusan massa yang hadir menilai KPU dengan sengaja menggugurkan jagoanya di kontestasi pemilu 2019. Setibanya dikantor KPU massa langsung marah-marah dan meminta klarifikasi dengan ketua KPU. Namun setelah dijumpai dan diberi penjelasan oleh ketua KPU, massa tetap tidak terima dan mulai anarkis.

Melihat keadaan mulai tidak kondusif, pasukan pengamanan yang tergabung dari tni dan polri langsung mengamankan ketua KPU. Massa yang terprovokasi ingin melakukan swepping dan menerobos masuk kekantor KPU. Sehingga Dorong-dorongan antara pasukan pengamanan tak terelakan.

Situasi semakin mencekam, ketika massa langsung menghujani polisi dengan air kemasan sembari berteriak-teriak meminta pemilihan ulang dan menginginkan seluruh komisioner KPU Lubuklinggau dibubarkan.

Kondisi makin tak terkendali, hingga anggota Brimob turun turut membantu, dengan maksud menahan laju massa, namun massa tak mau bubar masih melakukan perlawanan dengan membakar ban bekas. Bahkan melakukan penjarahan dengan mengambil barang-barang yang ada di dalam kantor KPU Kota Lubuklinggau sembari terus berteriak meminta proses pencoblosan ulang.

Hingga pada akhirnya, langkah tegas pun diambil dengan memukul mundur dan membubarkan massa dengan tembakan gas air mata dan peluru karet, serta menangkap aktor provokator pada unjuk rasa tersebut.

Kegaduhan ini merupakan simulasi pengamanan (Sispam) yang digelar Polres Lubuklinggau dalam melakukan simulasi penanganan kontijensi dalam rangka pengamanan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilres).

Baca Juga:  Istri Dipukul Suami Pakai Linggis lantaran Tak Beri Uang

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono saat dibincangi mengatakan hal itu untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dalam pelaksanaan pemilu 2019. “Saya mengajak rekan TNI, Polri, Linmas untuk sama-sama mengamankan Pileg dan Pilpres supaya damai dan aman,” ungkapnya.

Ditambahkannya, total seluruh caleg, baik dpd maupun dpr dari daerah hingga pusat 648 sedangkan untuk caleg tingkat kota sendiri berjumlah 402 orang.

“Kita selalu siap mengamankan, baik dalam kondisi aman, rawan bahkan kondisi sulit sekalipun, kita harus tetap siap. Namun harapan kita kegiatan ini semua tidak terjadi pada proses pemilu nanti. Tapi bila mana ini terjadi maka kita sudah siap,” tegasnya. NSR

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!