Selama 14 Hari, Sebanyak 1010 Pengendara Kena Tilang

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Pelaksanaan operasi zebra yang di Kota Lubuklinggau yang berlangsung selama 14 hari yakni dari tanggal 30 oktober hingga 12 november sedikitnya telah menilang 1010 pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Hal itu diungkapkan Kapolres Lubuklinggau, AKBP dwi Hartono melalui Kasat Lantas, AKP Feby Febiyana saat dibincangi awak media, Selasa (13/11).

Menurut Feby pelanggar lalu lintas di Lubuklinggau di dominasi oleh pengendara roda dua (Motor), mulai dari tidak ber helm, melawan arus dan tidak memiliki surat kendaraan dan izin mengemudi.

“Tidak memakai helm sebanyak 256 pengendara. Kemudian melawan arus sebanyak 144 dan pengendara yang menggunakan ponsel sebanyak 12 pengendara. Juga ada pengendara yang masih bawah umur mencapai 55. Sedangkan sisanya yang tidak membawa STNK atau SIM mencapai 321 pengendara. Hingga total untuk kendaraan bermotor sebanyak 788 pengendara,” kata Feby.

Lain lagi dengan pelanggaran roda empat rata-rata melanggar karena tidak menggunakan sabuk pengaman sebanyak 157 dan 29 pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara. Untuk pengendara yang masih dibawah umur mencapai 12 pengendara, dan pelanggaran lain-lain mencapai 24 pengendara.

“Tak hanya itu, kami juga memberikan berupa teguran kepada kendaraan R2 ataupun R4 sebanyak 31 pengendara,” ungkapnya.

Masih kata Perwira berpangkat balok tiga ini, selama pelaksanaan operasi zebra terdapat peningkatan sekitar 30 persen pemohon untuk membuat sim. “Biasanya 40 hingga 50 orang, namun selama operasi zebra meningkat menjadi 50 sampai 60 orang, peningkatan itu tidak terlalu signifikan,” jelasnya.

Ia menghimbau agar masyarakat agar mentaati peraturan berlalu lintas terutama pengaman yang SNI, melengkapi surat menyurat sebagai identitas. Itu semua berguna untuk keselamatan pengendara itu sendiri.

Baca Juga:  Tim Ritter Wolfer Berhasil Juarai Tournament Futsal

“Kita butuh kesadaran untuk menyelamatkan diri kita dan orang lain selama kita berkendaraan, karena kecelakaan tidak ada yang tahu kapan itu akan terjadi,” pungkasnya. NSR

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!