Seleksi Panwascam, Bawaslu Mura Tunggu Tanggapan Masyarakat

MUSIRAWAS, Panjinews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Musi Rawas (Mura) bakal menunggu tanggapan masyarakat hingga pengumuman hasil seleksi anggota Panwascam diumumkan. Hal tersebut merupakan bentuk bantuan masyarakat kepada Bawaslu untuk benar-benar tepat dalam menyeleksi anggota yang saat ini sedang dilakukan tes.

“Mengenai tanggapan masyarakat masih kita tunggu sampai sebelum pengumuman, siapa tau ada masyarakat yang datang yang ingin memberikan tanggapan,” kata Oktureni Sandhra Kirana, Ketua Kordiv SDM Organisasi Data Informasi, Sabtu, (14/12) di ballroom Burza Hotel.

Dirinya juga mengungkapkan jika pengaduan masyarakat tersebut sangat dibutuhkan Bawaslu dalam bentuk pengawasan, agar anggota yang terpilih nanti benar-benar orang yang pas.

“Misalnya peserta terlibat dalam Parpol, atau ada perkawinan oleh sesama penyelenggara, jadi bisa kita pertanyakan langsung,” ungkapnya.

Mengenai tes Panwascam yang sedang dilakukan, dirinya menjelaskan jika peserta tes yang ikut berjumlah 314 orang, namun yang lulus tes administrasi hanya 307 orang.

“Kemarin kita sudah melakukan tes tertulis atau chat sokratif, dan pada tanggal 13 sampai 14 Desember ini kita lanjut tes wawancara bagi peserta yang sudah melakukan tes sokratif, dan untuk jadwal tes wawancara kita pakai fase selama dua hari,” jelasnya.

Reni juga menerangkan jika tes chat online tersebut dilakukan serentak di seluruh Indonesia, karena bentuknya nasional. “Jadi pakai sesi, pakai waktu, kalau room sudah RI buka baru kita bisa masuk untuk tes chat. Jadi kita sendiripun sebagai Bawaslu tidak tau soal, tidak tau kunci. Kita hanya menyiapkan lokasi tempat dan kehadiran peserta, sedangkan domainnya nasional,” terangnya.

Ia melanjutkan, adapun tes wawancara ini, tentu saja berkaitan dengan pilihan kepala daerah tahun 2020, dan dilanjutkan lagi pendalam materi yang sudah mereka lalui di tes Sokratif.

Baca Juga:  Masih Ditemukan Beberapa APK Yang Melanggar Perda

Dalam tes wawancara ini, penilaian tentang pamahaman kepemiluan, hukum, terus kemampuan memimpin, integritas, pengalaman pernah tidak jadi penyelenggara pemilu, lalu juga ada tanggapan masyarakat tentu saja kami perhatikan. Lalu juga pengetahuan lokal wilayah kecamatan mereka masing-masing, kemampuan komunikasi dan kerjasama tim, karena mereka nanti akan membawahi PKD dan PTPS yang jumlahnya banyak juga. “Tapi terutama kami fokus ke integritas diri dan kemampuan dan motifasi mereka,” ujarnya.

Disinggung mengenai hasil tes peserta Panwascam, dirinya mengatakan jika peserta bisa langsung tau berapa nilai yang mereka dapat. Namun pihaknya ingin mengkalkulasikan terlebih dahulu total nilai tes sokratif dan wawancara.

“Peserta bisa langsung tau nilainya, cuma kita mau kalkulasikan nilai tersebut, dan baru kita umumkan, jadi nilainya nyatu, karena juknisnya begitu. Kalau kita buat sendiri berarti kita menyalakan,” tutupnya.

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!