Shabu Senilai 12 Juta Gagal Beredar di Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU, PanjiNews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Lubuklinggau mengagalkan peredaran shabu seberat 13 gram yang berasal dari lampung.

Kepala BNN Kota Lubuklinggau, AKBP Edy Nugroho didampingi Kasi Pemberantasan BNN, AKP Sukirman menjelaskan tersangka (TSK) Yosep (38) warga kelurahan ulak surung diciduk di tempat mebel yang berada belakang di belakang rumah Tsk pada senin (5/2) sekira pukul 15.00.

BB yang diamankan BNN Kota Lubuklinggau

Dalam press release hari ini (selasa, 6/2) Edy menceritakan kronologis penangkapan tsk berasal dari laporan call center yang diterima BNN Lubuklinggau, bahwa akan adanya transaksi narkoba di TKP.

“Setelah mendapat laporan kita langsung bergerak ke tkp, dan tak membutuhkan waktu lama tsk berhasil kita ciduk tanpa perlawanan, karena tsk sedang nyantai nongkrong di tempat mebel dengan barang bukti (BB) 10 gram dikantongnya,” ungkapnya

Setelah tsk di ciciduk, pihaknya langsung menggeledah rumah tsk, dan hasilnya ditemukan 2 paket lagi.

“Ada yang berat 1 gram dan 2 gram, berserta 2 timbangan, 1 pack plastik clip kecil, staples dan alat pemecah shabu, jadi total bb shabu yang kita amankan 13 gram, beserta peralatan lainnya,” terang Edy Nugroho.

Sedangkan menurut penuturan TSK saat di introgasi, barang yang ia dapatkan berasal dari lampung, seharga 12 juta. Yang rencananya akan diedarkan dikota Lubuklinggau.

“Aku beli shabu 12 juta, kalo laku galo sekitar 15 jt, barang itu setiap minggunya dipasok, melalui jalur darat (travel),” akunya.

Sementara itu Kasi Pemberantasan BNN, AKP Sukirman menambahkan TSK dikenakan pasal 144 ayat 2 dengan ancaman 12 tahun penjara dan denda 1 Milyar. Tutupnya. RED

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!