Tertibkan Gudang di Tengah Kota, Kadis Perizinan Ingatkan Pelaku Usaha Wajib Taati Peraturan

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Langkah pasti Pemerintah Kota Lubuklinggau dalam menata tata ruang dan wilayah terus dilakukan sesuai dengan Perda nomor 1 tahun 2012 tentang Tata Ruang dan Wilayah.

Dinas Penanaman Modal Dan PelayananTerpadu Satu Pintu (DPMPSTP) Kota Lubuklinggau dipimpin Hendra Gunawan, mulai turun gunung melakukan pengawasan dan penertiban pergudangan pada Selasa (19/01/2021).

“Hari ini (19/01/2021) kami melakukan pengawasan dan penertiban gudang seperti Gudang Yenti , Gudang Beras depan JM, Gudang Besi depan JM dan beberapa tempat lainnya,” terang kepala DPMPTSP Lubuklinggau, Hendra Gunawan,Selasa (19/01/2021).

Dikatakan Aan sapaan Hendra Gunawan, timnya turun kelapangan melakukan pengawasan dan penertiban serta sosialisasi kawasan industri dan pergudangan.

Lebih rinci Aan menjelaskan, pengawasan dimaksud yakni terkait perizinan mulai dari izin usaha, surat keterangan penyimpanan barang dan dokumen usaha lainnya.

Kemudian penertiban yakni menyampaikan terkait Perda Lubuklinggau nomor 1 tahun 2012 tentang RT RW,dimana diatur bahwa tidak ada lagi gudang dalam kota,sehingga untuk sementara waktu diberikan kelonggaran berupa jam tertib bongkar muat yakni mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan 06.00 WIB.

“Kita juga menekankan agar mentaati surat edaran walikota nomor 12, poin-poinya adalah, pertama seluruh pemilik gudang wajib mentaati ketentuan Perda, kedua pemerintah tidak mengeluarkan izin diluar wilayah , ketiga Pemerintah mengeluarkan surat izin penyimpanan barang sampai kawasan industri dan pergudangan efektif,”jelas Aan.

Aan berjanji jika ada pelaku usaha yang tidak taat aturan, salah satunya bongkar muat barang tidak sesuai jam yang sudah ditentukan yaitu jam 18.00 WIB -06.00 WIB, maka akan ditindak tegas.

“Kalau mereka bongkar muat tidak sesuai jam nya , Mobilnya kita tahan, kalau masih bandel juga izinnya bisa kita cabut,”tegasya.

Baca Juga:  Lendri Mulai "Panaskan Mesin" Jelang Pilkada Mura 2020

Pemkot Lubuklinggau hingga saat ini terus berupaya melakukan pencegahan gangguan lalulintas yang disebabkan kendaraan pengangkut barat gudang dalam koya, sehingga kedepan jika Kawasan industri dan pergudangan sudah mulainefektif, maka mobil truk dan sejenisnya tidak diperbolehkan lagi masuk kota. Pendistribusian barang dari gudang harus menggunakan mobil-mobil kecil. (ADV)

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!