Utef : Bonus Di Transfer ke Rekening Sesuai Permintaan Pelatih

MUSIRAWAS, Panjinews.com – Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Musi Rawas membantah statment yang dikeluarkan oleh Atlet bulutangkis Aristo Vinando yang menduga adanya “Sunat” atau pemotongan terhadap bonus Atlet yang mengikuti ajang Porprov.

Utef Heriyanto selaku Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Musi Rawas menuturkan terkait bonus atlet yang diberikan kepada para atlet sudah sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati.

Dan dikatakan Utef, bonus yang diberikan telah ditransfer langsung ke rekening atlet sesuai permintaan dari pelatih. “bonus itu sudah kami berikan sesuai SK Bupati, tidak ada yang disunat karena bonus tersebut langsung kami transfer ke rekening atlet yang diminta oleh pelatih atlet cabor itu sendiri,” jelas Utef diruang kerja nya.

Selanjutnya, Utef mengatakan jika terdapat perbedaan nominal besaran bonus yang diberikan kepada atlet, itu bukan lah ranah nya Dispora melainkan hal itu melainkan kebijakan dari pelatih itu sendiri.

“jika bonus yang mereka terima itu satu sama lain berbeda, hal itu bukanlah ranah kami, karena kami hanya mentransfer bonus tersebut ke rekening atlet yang diminta sesuai permintaan pelatih didalam surat yang mereka ajukan. Selanjutnya pembangian kepada masing – masing atlet kami tidak tahu, hal itu sudah di ranah nya pelatih,” ungkap Kabid Olahraga Dispora itu sambil menunjukan surat yang diberikan pelatih Cabor bulu tangkis itu.

Dan diketahui berdasarkan surat permintaan pelatih, terdapat tiga rekening atas nama, Dicky Dwi Pangestu, Miftahul Khoirunissa dan Tania Agnes Stasya.

Sementara dalam pemberitaan sebelumnya, salah satu Atlet bola tangkis sebagai Pemain pinjaman, Aristo Vinando mengatakan. Selain uang bonus Rp 24 juta, pihak Dispora Musi Rawas saat itu menjanjikan kepada dirinya akan diberikan uang tambahan honor per hari sebesar Rp 250 ribu, terhitung selama tiga hari. Diakuinya, setelah dipotong pajak uang bonus yang diterimanya juga tidak sesuai, sebab ada pemotongan yang tidak dijelaskan, sedangkan Uang honor diluar bonus yang dijanjikan itu cuma sebatas omong doang (Omdo).

Baca Juga:  "WOOW" Kegiatan Dokumentasi di Bagian Humas Telan Anggaran 1,6 Milyar

“Untuk pemberian uang bonus yang saya terima, itu tidak mengacu dengan SK Bupati Musi Rawas. Sedangakan uang honor tambahan itu cuman omdo,” jelas Aristo.

Diceritakanya, pemotongan uang bonus bukan terjadi pada dirinya saja, hal itu juga terjadi pada Atlet lain yang seharusnya dapat bonus sebesar Rp.20 juta, ternyata dia hanya menerima Rp.10 juta.

Sesuai mekanisme, seharusnya. “Uang bonus itu langsung ditransfer pihak Dispora Musi Rawas ke rekening masing – masing Atlet, akan tetapi yang terjadi Uang bonus itu dititipkan Oknum Dispora Musi Rawas melalui seorang Atlet tak lain anak dari Ofical (Pelatih) dan bonus tersebut baru ditransfer ke sejumlah Atlet melalui Ofical”, ujar Pemain pinjaman yang berdomisili KTP Palembang, selaku Penyumbang mendali emas di Musi Rawas.

Diketahui, total jumlah peserta yang dikirim pihak Dispora Musi Rawas untuk mengikuti ajang PORROV di Kota Prabumulih sekitar 380 orang, dengan rincian 105 Oficial, dan 275 orang Atlet. Adapun cabang olahraga yang diperlombakan sebanyak 23 cabor.

Informasi data, Dinas Pemuda dan Olahraha (Dispora) Musi Rawas melalui Anggaran Belanja Pendaptan Daerah (APBD) anggaran tahun 2019, telah menganggarkan kegiatan Pemberian penghargaan bagi insan olahraga yang berdedikasi dan berprestasi di Musi Rawas, dengan dana sebesar Rp.1,145 milyar, adapun item urian diantaranya, belanja uang untuk pihak ketiga atau masyarakat (Uang bonus untuk diberikan kepada atlet). (TIM)/ Nas

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!