Warga Semeteh Geruduk Kantor Desa, Pertanyakan Status Tanah yang Akan di Kelola PT

MUSIRAWAS, Panjinews.com – Ratusan warga Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas melakukan aksi demo didepan kantor Desa Setempat, Senin (20/04/2020).

Para demonstran juga membawa beberapa tuntutan aspirasinya, diantaranya, masyarakat menuntut kembali aset yang hilang, masyarakat menggugat kezholiman mafia tanah dan mencari keadilan. Sementara itu para demonstran juga tetap menjaga SOP Covid 19 dengan memakai masker dan tetap menjaga jaga antar warga.

Pantauan wartawan dilapangan, sebanyak 4 orang perwakilan masuk kekantor desa guna melakukan audiensi bersama kepala desa dan perangkat desa lainnya serta di hadiri oleh unsur Tripika Kecamatan Muara Lakitan yang sebelumnya akan menghadiri Musyawarah Desa Khusus tentang Penanganan Covid 19.

Dua poin yang di pertanyakan oleh koodinator aksi tersebut, Iswandi mengatakan Pertama, meminta kejelasan tentang status tanah / lahan tidur berbatasan dengan Desa Air Balui dan telah dirintis oleh pemerintah dan warga desa 5 tahun yang lalu untuk mengetahui batas-batasnya. Sekarang diketahui bahwa tanah tersebut sudah ada tanam tumbuh diatasnya yaitu Kelapa Sawit.

Kedua, meminta kejelasan tentang lahan yang seluas 100 hektar yang terletak di ujung lahan plasma Lonsum, karena menurut kabar yang beredar di tengah kalangan warga. Bahwa, ada segelintir warga yang menerima uang ganti rugi atas tanah tersebut. Kami meminta kejelasan tentang berita tersebut.

“Kami ini masih mencari kejelasan tentang status tanah tersebut, dan mengapa hanya sebagian warga yang mendapat ganti rugi atas tanah tersebut, karena tidak ada sosialisasi dan koordinasi dari desa, karena di khawatirkan tanah tersebut dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” terangnya.

Sementara itu, diungkapnkan Supri salah seorang demonstran, keterangan Armansyah selaku Kepala Desa Semeteh saat berada didalam forum mengatakan bahwa dia tidak mengetahui dan merasa tidak pernah memberi izin atau memerintahkan warga untuk merintis tanah perbatasan tersebut, dan siap mengajak seluruh warga, pemerintahan desa semeteh untuk mengecek guna mengetahui kondisi sebenarnya tentang tanah tersebut.

Baca Juga:  Dituding PT PHML Lakukan Pengancaman, Zainal Arifin di Vonis Bebas Murni

Masih kata Supri, Hal senada diungkapkan, H. Hermansyah selaku Sekcam yang dalam forum ini bertidak sebagai moderator bersama pemerintah desa semeteh dan perwakilan warga menyepakati, akan melakukan kroscek kelapangan guna mengetahui kondisi tanah tersebut. RIL/ NAS

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!