“Waspada” Jalan Berlubang Tergenang Air Kerap Ancam Keselamatan Pengendara 

LUBUKLINGGAU, Panjinews.com – Warga Lubuklinggau satu bulan terakhir mengeluh atas rusaknya sebagian besar badan jalan Yos Sudarso tepatnya di dekat simpang tiga lampu merah RCA Kelurahan Jawa Kiri Kecamatan Lubuklinggau Timur 2.

Di Musim hujan yang hampir setiap hari mengguyuri Bumi Sebiduk Semare ini membuat sejumlah lubang dititik kerusakan jalan tersebut sering digenangi air. Tentu hal itu sangat membahayakan para pengendara terutama pengendara roda dua. Karena sangat besar kemungkinan terjadinya kecelakaan lalulintas apabila beberapa titik jalan yang rusak tersebut tidak segera dibenahi.

Ary (30), warga Kelurahan Batu urip Kecamatan Lubuklinggau timur 1 merupakan salah satu warga yang sangat mengeluhkan dengan kondisi jalan yang berlubang tersebut, karena dirinya salah satu dari beberapa masyarakat yang hampir menjadi korban Lakalantas dititik kerusakan jalan Yos Sudarso tersebut.

“Waktu itu aku hampir tersungkur karena terperangkap dijalan yang berlobang itu,” ujarnya, Rabu (13/3).

Lanjutnya, pada saat kondisi hujan. Beberapa lubang lubang jalan dengan kedalaman hampir rata rata 15 CM dan berdiameter 50 CM itu selalu digenangi air. Membuat pengendara terutama pengendara roda dua selalu tertipu. Karena apabila tergenang air, lubang lubang jalan tidak lagi terlihat. Sehingga banyak pengendara roda dua terkejut dan bisa mengakibatkan besar lakalantas.

“Aku malam tadi (Selasa malam) bawak motor masuk lagi kelobang itu. Posisi aku ngiring mobil, lupo kalo ado lobang. Masuk lobang, motor aku oleng, hampir nian kecelakaan tunggal,” ungkapnya dengan nada kesal.

Harusnya, Kata Ary, Pemerintah harus cepat tanggap terhadap kerusakan jalan tersebut. Apalagi kerusakan jalan tersebut terletak di tengah Kota Lubuklinggau yang merupakan jantung hati perlintasalan bagi masyarakat. Segera dibenahi sebelum berakibat fatal hingga berujung pada kejadian Lakalantas.

Baca Juga:  Gaji Tidak Dibayar, Karyawan Sasar Rumah Manajer

“Mungkin kito dak tau kalo lah ado korban yang lakalantas. Apolagi mendak segera dibeneri. Lobang tambah besak tambah dalam. Lokak tambah membahayokan,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan Yati (42), warga Kelurahan Senalang Kecamatan Utara 2 yang juga pengendara roda dua ditemui dilakasi tersebut juga mengeluh demikian. Katanya, ia sangat jengkel dengan kondisi jalan yang berlubang. Karena ia dalam berkendara selalu membonceng anaknya yang masih berusia balita.

Ketika terjebak masuk kelubang jalan tersebut, ia khawatir dengan keselamatan dirinya dan anaknya. “Aku tiap hari ngnatar anak ku yang sekolah di Paud. Pernah aku terjebak di lobang itu, hampir aku dengan anak ku tu jatuh, alhamdulillah aku masih biso kontrol, jadi selamat kami,” ceritanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Lubuklinggau, Asril melalui Kabid Bina Marga, Ibrahim sampai berita ini diterbitkan belum bisa ditemui. Serta saat dihubungi via telpon juga belum ada jawabannya. NSR/ AFA

Berikan nilai berita ini?

Berita Terkait ⚡️

error: DILARANG COPAS !!!